post

Sekilas Tentang Mekanisme Penuaan

Sekilas Tentang Mekanisme Penuaan >> Pada bahasan kali ini Kita akan membahas tentang apa yang terjadi pada tubuh saat berada dalam fase penuaan. Informasi ini sangatlah penting bagi bagi Kita untuk memahami kondisi tubuh supaya Kita dapat menyiapkan asupan nutrisi ketika dalam proses penuaan, agar massa tua tetap sehat dan bugar.

Sekilas Tentang Mekanisme PenuaanDalam prosesnya, penuaan manusia melewati beberapa mekanisme, antara lain penurunan sistem imunologis. Dengan makin bertambahnya usia, fungsi imunologi yang menurun akan mengakibatkan menurunnya perlindungan badan terhadap infeksi dan penyakit autoimun. Ada pula yang disebut “Cross linking”. Ini merupakan perubahan molekul dalam substansi ekstrasel dan intrasel, termasuk DNA dan RNA, seiring meningkatnya usia seseorang. “Cross linking” akan menyebabkan jaringan menjadi kaku dan meningkatkan risiko kanker serta atherosklerosis. Di dalam tubuh terdapat molekul-molekul (radikal bebas) yang secara kimiawi sangat reaktif. Oleh karenanya, tubuh pun ‘dipersenjatai’ dengan enzim-enzim untuk mengontrolnya agar tidak menimbulkan kerusakan.

Seiring punuaan, jumlah radikal bebas ini bertambah sehingga dapat menyebabkan mutasi, kanker, atherosklerosis, “cross linking”, kerusakan otak, dan kerusakan sistem imunologis. Bertambahnya usia juga dapat meningkatkan akumulasi sisa metabolisme (produk sisa yang bersifat racun) serta pigmen ketuaan (lipofuscin) yang dapat dijumpai pada neuron, kulit, otot jantung, skelet, hati, adrenal, dan jaringan lain terutama jaringan lemak. Banyak ahli berpendapat, kerusakan sel otak pada usia lanjut disebabkan oleh pigmen lipofuscin ini. Mekanisme penuaan lainnya juga tercermin dalam Teori Neuroendokrin yang mengatakan, berlanjutnya usia menyebabkan penurunan dan pengurangan neurotransmitter yang mengakibatkan kerusakan dan penurunan fungsi otak.

Sedangkan proses penuaan pada kulit terjadi akibat berkurangnya elastine dan juga kolagen pada kulit sehingga elastisitas kulit menurun yang mengkibatkan kulit keriput. Selain itu kekurangan protein elastin dan kolagen dapat menurunkan elstisitas organ tubuh lainnya seperti paru-paru, jantung, pembuluh darah dan jaringan syaraf lainnya yang dapat memicu berbagai macam penyakit. Untuk itu asupan protein elastin dan kolagen dibutuhkan agar disaat tua tetap sehat dan bugar.

posted by: cara memutihkan kulit badan alami menyeluruh